Dalam dunia konstruksi, pemilihan material yang tepat adalah kunci untuk menciptakan bangunan yang kokoh, aman, dan efisien. Di antara berbagai material yang ada, baja telah merevolusi cara kita membangun, dan salah satu profil baja yang memegang peranan paling penting adalah Baja Wide Flange, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Baja WF.
Bentuknya yang ikonik menyerupai huruf ‘H’ merupakan sebuah rekayasa cerdas yang memberikan kekuatan dan kestabilan. Berkat kemampuannya menahan beban berat dan bentangan yang luas, Baja WF telah menjadi tulang punggung bagi ribuan struktur, mulai dari gedung perkantoran, pabrik, gudang, hingga jembatan-jembatan yang menghubungkan kota.
Memahami seluk-beluk Baja WF mulai dari fungsi dasarnya, keunggulan yang ditawarkan, hingga spesifikasi teknis seperti berat per meternya, adalah sebuah keharusan bagi para profesional di bidang konstruksi, termasuk insinyur, arsitek, dan kontraktor.
Artikel ini akan mengupas tuntas segala hal yang perlu Anda ketahui tentang Baja WF, diakhiri dengan tabel berat terbaru yang akan menjadi panduan praktis Anda dalam setiap proyek konstruksi.
Apa itu Baja WF?
Baja WF (Wide Flange Beam) adalah elemen dari baja dengan penampang berbentuk huruf “H” yang memiliki flange lebar dan sejajar, dirancang untuk menahan beban aksial dan momen lentur secara efisien.
Desain ini memberikan kekuatan dan kekakuan yang sangat tinggi, membuatnya mampu menahan beban tarik dan tekan secara efisien. Karena kekuatannya, besi WF menjadi tumpuan utama bagi berbagai struktur bangunan.
Pahami Fungsi Baja WF pada Konstruksi Bangunan
Secara fundamental, fungsi utama baja WF adalah sebagai kerangka struktur yang menopang seluruh beban bangunan dan menyalurkannya ke pondasi. Aplikasinya sangat luas, mencakup:
- Balok dan Kolom: Ini adalah fungsi paling umum. Baja WF akan menahan beban vertikal (gaya tekan) dan menopang beban dari lantai dan atap (gaya lentur).
- Rangka Atap: Untuk bangunan dengan bentang yang lebar seperti pabrik, gudang, atau stadion, baja WF digunakan untuk menciptakan struktur atap yang kokoh tanpa memerlukan banyak tiang penyangga di tengah.
- Struktur Jembatan: Kekuatan dan daya tahannya menjadikan baja WF material ideal untuk membangun rangka jembatan yang mampu menahan beban dinamis dari kendaraan.
Keunggulan Menggunakan Baja WF

Penggunaan baja WF dalam konstruksi menawarkan sejumlah keunggulan signifikan dibandingkan material lain:
- Kekuatan Tinggi dan Efisiensi: Baja WF memiliki kekuatan yang sangat baik untuk menopang berat. Artinya, dengan bobot material yang relatif ringan, besi WF mampu menopang beban yang sangat besar. Hal ini membuat struktur lebih efisien dan dapat mengurangi biaya material secara keseluruhan.
- Fleksibilitas Desain: Tersedia dalam berbagai ukuran, baja WF memberikan keleluasaan bagi arsitek dan insinyur untuk merancang bangunan dengan bentang lebar dan bentuk yang kompleks.
- Daya Tahan dan Keawetan: Material baja bersifat homogen, tahan lama, dan tidak mudah lapuk atau dimakan rayap seperti kayu. Jika dilindungi dengan lapisan anti-korosi, baja WF dapat bertahan dalam jangka waktu yang sangat lama dengan perawatan minimal.
- Ketahanan Terhadap Gempa: Sifat daktilitas (kelenturan) baja memungkinkan struktur untuk menahan beban dinamis seperti getaran gempa. Struktur baja dapat melentur tanpa mengalami keruntuhan mendadak, memberikan keamanan lebih bagi penghuninya.
- Pemasangan Cepat: Proses fabrikasi dan penyambungan baja WF (menggunakan baut atau las) relatif lebih cepat dibandingkan konstruksi beton konvensional, sehingga dapat mempersingkat waktu pengerjaan proyek.
DAFTAR TABEL BERAT BESI BAJA WF ( Wide Flange ) TERBARU OKTOBER 2026
Berikut adalah daftar berat baja WF terbaru:
| NO | UKURAN (mm) | PANJANG (M) |
Weight (Kg)
|
BERAT /M1 (Kg)
|
| 1 | WF 100X50X5 X7 |
12
|
112
|
9.333
|
| 2 | WF 125X60X6 X8 |
12
|
158
|
13.200
|
| 3 | WF 148X100X6X9 |
12
|
253
|
21.100
|
| 4 | WF 150X75X5X7 |
12
|
168
|
14.000
|
| 5 | WF 175X90X5X8 |
12
|
217
|
18.100
|
| 6 | WF 198X99X4,5X7 |
12
|
218
|
18.200
|
| 7 | WF 200X100X3,2X4,5 |
12
|
143
|
11.917
|
| 8 | WF 200X100X5,5X8 |
12
|
256
|
21.333
|
| 9 | WF 248X124X5X8 |
12
|
308
|
25.700
|
| 10 | WF 250X125X6X9 |
12
|
355
|
29.600
|
| 11 | WF 298X149X6X8 |
12
|
384
|
32.000
|
| 12 | WF 300X150X6,5X9 |
12
|
440
|
36.700
|
| 13 | WF 346X174X6X9 |
12
|
497
|
41.417
|
| 14 | WF 350X175X7X11 |
12
|
595
|
49.600
|
| 15 | WF 396X199X7X11 |
12
|
680
|
56.625
|
| 16 | WF 400X200X8 X13 |
12
|
792
|
66.000
|
| 17 | WF 446X199X8X12 |
12
|
794
|
66.200
|
| 18 | WF 450X200X9X14 |
12
|
912
|
76.000
|
| 19 | WF 500X200X10X16 |
12
|
1075
|
89.583
|
| 20 | WF 588X300X10X16 |
12
|
1812
|
151.000
|
| 21 | WF 600X200X11X17 |
12
|
1272
|
106.000
|
| 22 | WF 700X300X13X24 |
12
|
2220
|
185.000
|
| 23 | WF 800X300X14X26 |
12
|
2520
|
210.000
|
Cara Membaca Tabel Berat Besi Baja WF
Untuk memahami data pada tabel di atas, mari kita gunakan baris pertama sebagai contoh: WF 100x50x5x7.
Notasi ukuran tersebut dapat diartikan sebagai berikut:
- 100: Tinggi balok (jarak dari sayap atas ke sayap bawah) sebesar 100 mm atau 10 cm.
- 50: Lebar sayap (flange) sebesar 50 mm atau 5 cm.
- 5: Tebal badan (web) sebesar 5 mm.
- 7: Tebal sayap (flange) sebesar 7 mm.
Berdasarkan tabel, untuk baja WF dengan dimensi tersebut:
- Panjang standar satu batang adalah 12 meter.
- Total Berat satu batang adalah 112 kg.
- Berat per Meter adalah 9.333 kg, yang didapat dari perhitungan: 112kg/12m=9.333kg/m.
Dengan menggunakan tabel ini, Anda dapat dengan cepat menentukan spesifikasi dan kuantitas material baja WF yang dibutuhkan, memastikan perencanaan yang akurat, efisien, dan aman.
Kesimpulan
Baja Wide Flange (WF) merupakan material pilar dalam industri konstruksi yang menawarkan kekuatan, efisiensi, dan fleksibilitas desain yang tak tertandingi. Pemahaman yang tepat mengenai fungsi, keunggulan, serta cara membaca tabel beratnya adalah langkah esensial untuk menjamin kesuksesan proyek.
Dengan berbekal informasi ini, perencanaan struktur dapat dilakukan secara lebih akurat, aman, dan efektif, mulai dari tahap perancangan hingga pelaksanaan di lapangan.
FAQ
1. Apa perbedaan antara Baja WF dan H-Beam?
H-Beam memiliki profil persegi (tinggi dan lebar sama), ideal sebagai kolom karena kuat menahan gaya tekan. Sebaliknya, Baja WF berprofil jangkung (lebih tinggi dari lebarnya), efisien untuk menahan gaya lentur sehingga cocok dipakai sebagai balok.
2. Bagaimana cara menyambung baja WF satu sama lain di lapangan?
Ada dua metode utama untuk menyambung baja WF:
- Pengelasan (Welding): Menciptakan sambungan yang kaku dan permanen. Metode ini membutuhkan keahlian khusus dan peralatan las untuk memastikan kekuatan sambungan setara dengan kekuatan baja itu sendiri.
- Baut (Bolting): Menggunakan baut berkekuatan tinggi (High Tension Bolt) untuk mengikat dua profil baja. Metode ini lebih cepat dalam pemasangan di lokasi proyek dan memudahkan proses fabrikasi di bengkel.
3. Apakah baja WF perlu perawatan khusus agar tidak berkarat?
Ya, sangat perlu. Baja pada dasarnya rentan terhadap korosi (karat) jika terpapar udara dan air. Untuk melindunginya, baja WF harus dilapisi lapisan pelindung. Metode yang paling umum adalah:
- Pengecatan: Diberi lapisan cat dasar anti-karat (zinc chromate) diikuti dengan cat akhir.
- Galvanis (Hot-Dip Galvanizing): Dicelupkan ke dalam cairan seng panas untuk lapisan pelindung yang jauh lebih tahan lama dan kuat, sangat direkomendasikan untuk struktur di luar ruangan atau di area dengan tingkat korosi tinggi.
4. Dari standar material apa biasanya baja WF dibuat?
Baja WF tidak dibuat dari besi biasa, melainkan dari baja karbon struktural yang memenuhi standar industri spesifik untuk menjamin kekuatannya. Di Indonesia, standar yang paling umum digunakan adalah JIS (Japanese Industrial Standards). Salah satu grade yang paling populer adalah SS400, yang menandakan bahwa baja tersebut memiliki kekuatan tarik minimum sebesar 400 MPa.